Pablo Hernández menempatkan Leeds di atas meja setelah hasil imbang dengan Swansea dengan score 2-2

Ini bukan kapasitas yang menyesakkan atau type masterpiece simpatisan Leeds sudah hadir untuk menginginkan dibawah Marcelo Bielsa tapi revolusi yang mengagumkan hidup sesudah Pablo Hernández selamatkan hasil imbang di sisa parokinya untuk geser ke puncak Kejuaraan. Mereka 2x mengijinkan Oli McBurnie, penyerang yang dilepaskan Leeds saat kecil, untuk memecat Swansea di muka tapi gol ke empat Kemar Roofe musim ini ditambah gol penyama posisi Hernández yang menahan gelembung Bielsa meledak. Hal seperti ini dapat dibuktikan betul-betul menghibur, dengan ke-2 team masih tidak terkalahkan sesudah Leeds bangun diakhir set ke-2, mulai sembuh dari pertama yang asal-asalan. Bielsa melawan beberapa pemainnya untuk meneruskan dengan style oktan yang sama tinggi, sombong yang sudah melayani mereka dengan begitu baik tapi semua tidak berjalan seutuhnya untuk berencana disini.

Seperti kata Bielsa, itu ialah kapasitas Leeds dengan cacat. Sesudah kehilangan kaptennya, Liam Cooper, karena cedera otot di akhir pemanasan, Bielsa mempromokan Jamie Shackleton yang berumur 18 tahun ke barisan awal untuk start pertama dalam peranan bek kanan yang tidak umum. Semua jadi lebih jelek sebelum mereka jadi lebih baik. Sesudah 27 menit, Bielsa dengan ragu-ragu mengkaitkan Kalvin Phillips, pesan, mengingat hal tersebut oleh Bersant Celina serta kekeliruan untuk pembuka licik Swansea. Laju Celina serta Barrie McKay sudah menyebabkan serangan sesudah Leroy Fer merampas bola di pinggir ruang penalti Swansea. McKay melawan Gaetano Berardi serta bermain di McBurnie, yang membidik bola serta secara cepat menyundulnya ke rumah. “Kami tidak membela dengan baik tapi ada pembenaran karena itu, karena selekasnya, dari lima pemain yang bangun susunan pertahanan kami, kami kehilangan tiga dari mereka serta ini ialah kendala,” kata Bielsa, bicara lewat penerjemahnya. “Perkembangan game sesudah Phillips dipesan tidak tawarkan keamanan defensif yang kami perlukan untuk menahan Phillips jadi dipesan lagi. Untuk menyerang, kamu mesti bertahan dengan baik.

Artikel Terkait :  Mourinho menuntut "rasa hormat, hormat, hormat" setelah Spurs kalah

” Di pinggir lapangan, Graham Potter bertepuk tangan atas apakah yang dilihatnya, Bielsa tidak demikian banyak. “Kami mempunyai intensitas yang baik untuk permainan kami,” kata pelatih kepala Swansea. “Kami mempunyai ide bagus mengenai apakah yang ingin kami kerjakan serta kami juga mempunyai keberanian juga. Keseluruhannya, betul-betul bangga dengan beberapa pemain serta suka kami sudah mengambil langkah maju. ” Swansea bukan sekedar dikandaskan Leeds tapi unggul sendiri, dengan Joe Rodon, bek berumur 20 tahun, hampir melipatgandakan kelebihan, mengangguk ke bawah ke atap gawang. Pas sebelum interval, Lewis Baker, alternatif Phillips, menyemprotkan bola ke Shackleton serta sesudah mengemudi ke kotak, remaja itu menyalakan afterburner, meluncur bertambah cepat dari Martin Olsson sebelum menempatkan bola diatas untuk score dari jarak dekat. Bielsa mengenalkan Jack Harrison, peminjam Manchester City, pada seseparuh sesi untuk menyuntikkan daya yang begitu diperlukan disamping kiri.

Tetapi Harrison temukan dianya mengayuh balik dibanding mendesak ke depan, selekasnya dipaksa untuk mengusir Kyle Naughton sebelum Olsson, sesudah meluncur melalui Hernández menuju bendera sudut, mengusung McBurnie, yang hindari Berardi sebelum dengan tenang melirik header bebas ke pojok Bailey Peacock- Arah Farrell. Apakah yang mendahului Swansea yang ke-2 ialah pandangan yang mencemaskan: bek Mike van der Hoorn melenggang lewat tulang belakang posisi tengah Leeds, menyeret rekanan setimnya di Swansea dengannya. Leeds langsung kembali pada titik awal, Bielsa berjongkok di pinggir bagian teknisnya, dengan cemas berupaya menarik timnya kembali pada bentuk sebelumnya. Seseorang pemikir yang rajin belajar, ia hampir tidak seseorang juga yang melempar dadu, tapi pergantian pada akhirnya datang pas sesudah sinyal jam, dengan Patrick Bamford menukar Roofe. Peacock-Farrell selalu Leeds dalam permainan dengan ujung jari menaruh untuk menyangkal McBurnie hat-trick, sesaat Fer dapat membulatkan banyak hal tapi membuat dianya terlilit. Leeds selalu menyelidik saat Swansea cemas, mundur lebih dalam serta lebih dalam. Saat Bamford membodohi Van der Hoorn di touchline, penyerang maju sebelum menempatkan bola di untuk Hernandez stroke rumah serta kirim Leeds atas. “Kami dapat memenangi laga ini, kami dapat juga kehilangan itu,” kata Bielsa. “Kami cuma mainkan sejumlah kecil dari pertandingan. Saya ketahui itu tempat terpenting untuk ada di meja tapi itu tidaklah terlalu bermakna. ”

Artikel Terkait :  Sergej Milinkovic-Savic ke Milan atau Juventus ?

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Sbobet | Agen Judi | Agen Casino | Bandar Bola | Judi Online All Rights Reserved. Frontier Theme